Jumat, 07 Mei 2010
goblog sia urang mah! ahahaha
pas nyampe di kosan masih berasa mendingan ehh pas beres-beres buku ngedrop lagi. akhirnya malemnya panas dingin. huhuhuu. akhirnya aku memutuskan untuk olahraga dengan berpikiran kalau olahraga pa tau bisa sembuh dan kuat. *cara pikir yang goblog mungkin tapi sapa tau beneran. kan kita ga tau.*. terus aku ngajakin beberapa orang untuk jogging di saraga hari Jumatnya.setelah dijarkomin semuanya yang mau cuma 3 orang aja *aku,rufa,dan puan*. yang lainnya protes kenapa siang banget olahraganya. ahahahhaha.
Jumat pun dateng dengan cerahnya. aku semangat untuk jogging pagi ini. karena si rufa masih kuliah,aku memutuskan untuk jogging sendiri di saraga jam setengah 8 pagi. habis itu aku nunggu di gerbang belakang ampe jam 9 menunggu rufa selese kuliah dan nunggu si puan dateng.
sebelum ke saraga kita bertiga ke himp dulu mau naruh barang2. habis naruh barang udah deh kita ke saraga. kami lari selayaknya anak TPB lagi tes. ahahahaha. tapi aku ma puan cuma 3 putaran aja. si rufa tuh yang ampe 6 putaran. *gayaaaa*. setelah istirahat sejenak disana kami balik ke kampus melewati tunnel. rufa pengen beli minum dan si puan mau beli makan. ehhh tiba2 pas naik tangga kokk berasa ga enak di badan. ada yang aneh pikirku. kok pandangan jadi pada putih gini ? pas nyampe gerobaknya mang lumpia basah aku langsung berenti dan duduk. yaa Tuhaaan,aku baru nyadar klw darah rendahku kambuh :( ini gara2 terlalu memforsir diriku untuk diet. huaaaaa T.T
stelah semuanya selesai membeli,mereka berdua balik ke himp dan aku berjalan sendiri ke simpang dago. selama perjalanan ke simpang dago, kepalaku seakan melayang. pandangan dah ga jelas. tubuh dikuat-kuatin supaya ga lemes. pas di depan SSC,aku tiba2 oleng dan terduduk di trotoar. cukup lama aku disitu sampai agak mendingan. agak mendingan dikit aku teruskan jalanku,ketika mulai oleng aku diam dan duduk di tepi jalan. begitu seterusnya sampai akhirnya aku menyerah dan naik angkot ke kosanku.
selama di angkot aku terdiam dengan pucat sambil menutup mataku supaya ga pusing. finally ! sampai depang gang kosan. ohh no! aku mesti jalan lagi. kembali aku menguatkan tubuhku untuk bisa berjalan. tak terasa dah sampai di depan kosan. aku masuk dan bertemu mba kosku kemudian bertanya "mba cristin,kenapa mukanya pucat banget ? sakit yaa?". aku menjawab "gapapa kok mba. lagi kecapean aja. ini mau istirahat.". udahh kan. masuk kamar aku langsung tidur di kasurku. sampai mendiangan dikit. dan ku putuskan ga ikut tutorial LM.
jam 3an, aku berniat ke kampus mau belajar LM + ngambil buku LM ku sama si anton. dan hujan yang cukup deras pun dateng. aku lari2 ke kampus menghindari ujan. tapi tetep aja baju dan celana basah kuyup. eehhh,plus rambut deh basah kuyup. nyampe di himp dengan badan kedinginan dan rame bgd disana. huft! ehh,niat belajarnya ilang gara2 si ujan.
odongg deh aku,udah tau ujan malah ke kampus. dah tau juga lagi kambuh si darah rendah. ahahahhaha. tapi aku kuat kokk *sok kuat lebih tepatnya* ahahahahha.
Kamis, 06 Mei 2010
bahagia tidak sama dengan sedih
pengen BONTANG !
Rabu, 05 Mei 2010
sakit

The Sad Story of the Three Siblings (La triste historia de los tres hermanos)
A long time ago, there was a brother and two sisters travelling together across the sky. The younger sister was Gomeisa, a star in the constellation Canis Minor. The older sister was the dazzling Sirius, the bright star of the constellation Canis Major. Their young brother, Canopus, was a star named Souhail, which means “bright star” in Arabic.
The three of them were walking through the sky when Canopus saw Al Jaouza, known today as Orion. He was stunned by her beauty. They fell in love and decided to get married. Unfortunately they had terrible bad luck on their wedding day. Canopus accidentally hit his bride and she fell, broke her back and died.
Canopus was so sad and ashamed of what has happened that he fled. He ran away to a place where nobody would know him so that he could forget what had happened. He travelled south, crossing a light blue river. The river is represented by the Milky Way. Canopus left his two sisters on the other side.
Sirius also decided to cross the river to join her brother in the southern skies. Now the two sisters are on different sides of the Milky Way and Gomeisa was left alone grieving over the separation from her brother and sister. Her sorrow dimmed her eyes and she now shines less brightly in the sky.
http://unawe.org/joomla/index.php?option=com_content&task=view&id=420&Itemid=140
